KAJIAN KITAB BADA'IUZ ZUHUR BAGIAN KE SEMBILAN
PENDAPAT PARA ULAMA' ASTRONOMI
Pendapat para ulama' ahli astronomi pada zaman dahulu menceritakan tentang keadaan bumi. Ada yang berpendapat bahwa bumi ini datar / terbentang seperti karpet dan ada pula yang berpendapat bahwa bumi ini bulat seperti bola. simak saja penjelasan dari mbah Muhammad bin Ahmad bin Iyas ini.
﴿قال بعض العلمآء الهيئة﴾ إن الأرض مبسوطةٌ, وقال الآخرون إنها كالكرة وهي واقفة فى الأفلاك وبُعدها فى الفلك من جميع الجوانب على التساوى. وسبب وقوفِها فى الوسط سرعةُ دوران الفلك ودفعُه إياها من كل جهة إلى الوسط كما لو وضعتَ ترابا فى قارورة وأدرتها بقوة, فإن التراب يقوم فى الوسط. وأما من قال إن الأرض مبسوطة فقال إن البحر الـمحيط الذى هو أربعة وعشرون ألف فرسخ محيط بها كما يخيط الخاتم بالأصبع.
Sebagian dari ulama ahli astronimi berpendapat bahwa bumi itu terbentang (seperti karpet) atau yangs ering dikenal dengan sebutan bumi datar, namun ulama’ lain berpendapat bahawa bumi itu bulat seperti bola yang berada diantar galaksi. Antara satu galaksi dengan galaksi yang lain mempunyai ukuran yang sama persis. Adapun penyebab bumi berada ditengah-tengah galaksi karena bumi berputar dengan cepatnya atau berputar sesuai porosnya masing-masing. Seperti halnya jika anda meletakkan seonggok debu diatas kain sebagai ayakan atau saringan tepung lalu anda memutarnya maka secara refleks demu itu akan memposisikan dirinya di tengah-tengah.
Adapun orang yang berpendapat bahwa bumi itu datar / terbentang seperti karpet karena mereka melihat bahwa laut itu luasnya membentang dari ujung sampai ke ujung yang lain dimana perbandingan bentangan itu adalah 24.000 pos atau setara dengan 1.680.000.000 km. Seperti cincin yang mengelilingi jari-jari.
قال إبن عباس رضي الله تعالى عنهما : إن حول الدنيا ظلمة ثم وراء تلك الظلمة جبل قاف. ويُروي أن الله تعالى لـما خلق الأرض صارت واقفة فى الهواء فحرَّكها الريحُ فاضطربت وماجتْ, فشكت ذلك إلى ربها وقالت يارب قد ضعُفتْ قوتى واستخفنى الريحُ وحركنى. فأوحى الله تعالى إليها إنى مؤيدك بالأطواد وهي الجبال فاستقرت بعد ذلك الإطراب.
Ibnu Abbas ra, berkata “disekitar bumi yang ada hanya kegelapan, kemudian diantara kegelapan itu ada planet Jabal Qof”
Jabal Qof adalah Bukit Qaf yang dicipta oleh Allah dari zamrud hijau (sehingga warnanya berpengaruh terhadap warna biru langit dunia yang sering dan selalu kita saksikan) adalah bukit yang mengelilingi ke segenap penjuru pada urat bumi agar bumi tidak bergerak bergoncang dan ia dijaga oleh satu malaikat yang besar, kekar dan kuat. Rasulullah ﷺ bersabda : Sesungguhnya di balik gunung Qof terdapat sebidang tanah putih yang tiada tumbuhannya. Luas tanah itu seperti luas dunia tujuh kali, disitu penuh sesak dengan malaikat. Sehingga andaikan sebuah jarum dijatuhkan dari atas maka jarum itu akan mengenai salah satu diantara mereka. Tiap-tiap tangan mereka memegang bendera yang panjangnya empat puluh farsakh (atau setara dengan 40 cm). Tiap bendera bertuliskan kalimat. “Laailaahaillallaah-Muhamammadur Rasulullah”.
Diceritakan bahwa Allah menciptakan bumi berada di angkasa, kemudian angin menggerakkannya dengan sangat kencangnya, sehingga bumi merasa digonjang-ganjingkan. Kemudian bumi pun mengadu kepada Allah “Ya Robbi, hamba sudah tidak tahan lagi akan perilaku sang angin.” Kemudian Allah mewahyukan kepada bumi “Kami (akan) mengutkanmu dengan gunung-gunung.” Maka seterusnya bumi itu mulai berputar dengan seimbang dan berputas sesuai orbitnya.
وقال وهب بن منبه : إن الجبال خُلقت من أمواج البحر قال الله تعالى (والأرضَ بعد ذلك دحاها أخرج منها ماءها ومرعاها والجبال أرساها) ألآية. وهذا يدل على أن الله تعالى خلق السموات قبل الأرض بمدة طويلة. قال الثعلبى : لـما خلق الله تعالى الأرضَ بعَثَ إليها ملكا من تحت العرش فدخل من تحت الارضين السبع. وأخرج إجدى يديه من الـمشرق والأخرى من الـمغرب وقبض على أطراف الأرض فلم يكن لقدَميه قَرار فأهبط الله تعالى ثورا من الجنة إسمه نون له أربعون ألف قرن وأربعون ألف قائمة, من القرن إلى القرن خمسمائة عام فاستقر قدم ذلك الـملك على ذلك الثور فلم يكن لأقدام ذلك الثور قراقر, فأنزل الله تعالى ياقوتة خضراء من يواقيت الجنة غلظها خمسمائة عام فاستقر قوائم الثور على تلك الياقوتة الخضراء. ثم خلق الله تعالى صخرة كغلظ السماء والأرض وهى الصخرة صيخور.
Wahab bin Manbah berkata “gunung-gunung itu diciptakan dari deburan ombak samudera” Allah berfirman dalam surat An-Nazi’at ayat 30-31 yang artinya “Sesudah itu dihamparkan-Nya. Ia memancarkan daripadanya mata air dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan”. Ini adalah bukti bahwa Allah menciptaka langit jauh lebih dulu ketimbang bumi.
Imam Tsa’labi berkata “Ketika Allah menciptakan bumi Allah mengutus malaikat-Nya yang ada di ‘Arasy. Kemduian malaikat itu masuk kedalam perut bumi yang ke tujuh. Lalu malaikat itu mengeluarkan satu tangan dari arah barat dan tangan yang satunya lagi dari arah timur. Kemudian malaikat itu menggengema tiap-tiap ujung dari bumi namun malaikat itu belum bisa menginjakkan kakinya diatas permukaan bumi. Lalu Allah mengutus seekor sapi jantang bernama Nun dari surga. Sapi itu memiliki 40.000 tanduk dan 40.000 kaki. Jika diukur antara ujung tanduk sampai ke ujung kaki maka jaraknya sepanjang 500 tahun perjalanan kaki. Lagi-lagi sapi yang dijadikan pijakan oleh malaikat itupun tidak bisa mendaratkan kai-kakinya dipermukaan bumi. Lalu Allah menurunkan yakut hijau langsung dari surga-Nya dimana tebal yakut itu berjarak 500 tahun perjalanan kaki. Dengan adanyan yakut ini kemudian kaki-kaki sapi itu bisa menempel pada bumi. Kemudian Allah menciptakan batu yang sangat tebal. Ketebalan batu itu sama dengan jarak bumi hingga ke langit, seperti yang diucapkan oleh Lukman Hakim kepada putranya dalam surat Luqman ayat 16 yang artinya “Sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya)” dan batu itu dikenal dengan sebutan batu Shoikhur.”
وروي أن فى هذه الصخرة تسعة آلاف ثقب فى كل ثقب منها بحر لايعلم علمه إلا الله فاستقر تلك الياقوتة الخضراء عليها. ولـما لم يكن للصخرة قرار أهبط الله تعالى إليها حونا عظيما من البحر السابع الذى تحت العرش. ويقال إسم الحوت بهموت وقيل بلهوت فاستقرت تلك الصخرة على ظهر الحوت وقيل لايقدر أحد أن ينظر إلى ذلك الحوت من بريق عينيه ولو وُضعت بحار الدنيا كلها فى إحدى منخرية لكانت كالخرادلة فى أرض فلاة فاستقر الحوت على الـماء وصار واقفا مكانه لايتحرك. فقال اللهم لك الحمد بك قويتُ وبحولك إستطعتُ ولولا ذلك لـما كان لى قوة على حمل ماستحملتَنى إياه فائذن لى يارب بالسجود شكرا لك على ذلك, فأذن الله تعالى له بأن يسجد فأدخل رأسه فى الـماء حتى غاب. ثم أخرجه من الـماء فهو يسجدفى كل يوم إلى يوم القيامة. ثم جعل الله تعالى تحت الـماء الهواء وتحت الهواء الظلمة. ومن هناك ينقطع علم الخلائق.
Di ceritakan bahwa didalam batu Sakhir ini terdapat 9.000 lubang dan satu lubangnya ada lautan dimana tidak ada satupun makhluk yeng mengetahuinya selain Allah ﷻ. Dan Yakut hijau itu tetap berada didalam batu sokhir tersebut dan di dalamnya Allah menurunkan ikan-ikan yang besar yang didatangnkan dari 7 samudera yang ada di ‘Arasy. Dan ikan-ikat itu dikenal dengan sebutan Yahmut, ada yang Yalhut.
Maka Allah menetapkan batu sokhir itu dipunggung ikan. Ada yang bilang bhwa tidak ada satupun makhluk yang mampu mengetahui atau melihat ikan itu walaupun seandainya seluruh samudera yang ada di dunia ini diletakkan dalam satu wadah / satu lubang maka samudera itu akan tampak kecil sekali seperti biji sawi. Maka Allah menetapkan ikan itu di perairan dan menjadi tempat tinggalnya kemudian ikan itu berdoa kepada Allah yang atinya “Ya Allah, hanya kepada-Mu lah segala puji dan karena-Mu lah aku menjadi kuat, dan dengan kehendak-Mu aku menjadi mampu. Jika bukan karena itu (anugerah-Mu) maka maka aku tidak akan mampu berbuat apa-apa untuk membawa / menanggung beban seberat ini. Hanya kepada-Mu lah aku memohin izin untuk bersujud karena rasa sykurku kepada-Mu.” Maka Allah pun memberikan izin untuk bersiujud.
Kemduian kan itu memasukkan kepalanya di dalam air hingga terbenam keseluruhannya. Kemudain atas kehendak Allah, air yang jernih menampakkan ikan itu setiap harinya dalam keadaan bersujud kepada Allah hinga hari kiamat. Kemduian didasar air Allah jadikan ruang udara dalam keadaan gelap. Sampai disini terputuslah pengetahuan seluruh makhluk.
ويروى فى بعض الأخبار إن الله تعالى وكّل بذلك ملائكةً يأتونه بغذائه فى كل يوم على قدر شبعه فيأتونه من البحر الـمسجور بألف حوت كل حوت طوله مسيرة يوم وليلة. (أما) الثور فكل الله تعالى ملائكة بغذائه فى كل يوم بألف شجرة من بساتين القدرة طوله كل شجرة مسيرة يوم وليلة. فسبحان القادر على كل شيئ قدير.
Diceritakan dalam sebuah cerita bahwa Allah telah mewakilkan kepada malaikat untuk mengurus makanan bagi ikan itu setiap harinya sampai kenyang. Dalam sekali makan iakn itu membutuhkan pakan sebanyak 1.000 pakan ikan biasa dimana panjang ikan itu kira-kira perjalanan sehari semalam.
Adapun sapi jantan Allah telah memasrahkan kepada malaikat-Nya untuk mengurus makana kepada ikan itu setiap hari sebanyak 1.000 pohon batang kering dimana pajang dari setiap batang pohon itu kira-kira perjalan sehari semalam. Maha Suci Allah Dzat yang Maha Kuasa diatasu segala-galanya.

Posting Komentar
Posting Komentar