KAJIAN KIKTAB BADA’IUZ ZUHUR BAGIAN KE-10
ASAL MUASAL PENETAPAN HARI JUM’AT
Pada kesempatan kali ini pengajian kitab Bada’iuz Zuhur melanjutkan bab sebelumnya, yaitu bab menegnai proses terciptanya bumi. Mari kita ikuti pengajian kitab bada’uz zuhur selanjutnya yang akan membahas tentang hari-hari dimana Allah menciptakan bumi dan asalah muasal hari Jum’at.
(ويروى) فى بعض الأخبار أن إبليس اللعين لايزال يغوص إلى الأرض السابعة حتى وصل إلى الحوت الـمسمى بمهوت فتقدم إليه وقال له يا بهموت إن الثور يقول لك إنه هو حامل الصخرة التى عليها الأرضون وإنك لا حمل لك مع حمله ولو كلفت انت بحمل ذلك لم تطق وأنت الذى حملته وحملتها ولو كلفت الثور بحمل ذلك لك يطق فأعجب الحوت فى نفسه وبقوته فظن إبليس اللعين أنه قد أغوى الحوتَ وأنه سيفسد ما عليه فاضطرب الحوت من تحت قوام الثور فسلط الله تعالى على الحوت دابة لطيفة قدر فراشه واسمها الامة فأوقفها بين عينى الحوتَ فصارت تنقره على دماغه حتى وصلت إلى عظم دماغه فذل ووقف مكانه ولم يتحرك واشتغل بما ناله من الالم من تلك الدابة ثم أن إبليس اللعين مضى إلى الثور وأغواه كما أغوى الحوت فسلط الله على الثور دابة لطيفة وأجلسها عند منخره فذل ووقف كما وقف الحوت ولم يتم لإبليس اللعين ما دبره من الحيلة للفساد أورد ذلك الثعلبى.
Diceritakan bahwa Iblis laknatullah tidak akan berhenti menyusuri bumi lapis ke tujuh hingga bertemu denga ikan yang ada disana. Ikan itu dikenal dengan sebutan bahmut yang sudah disebutkan diatas. Iblis itu berkata “Hai bahmut, sesungguhnya sapi jantan berkata kepadamu bahwa ia telah membawa (dikaruniai) batu besar dimana didalamnya terdapat tujuh bumi, sedangkan kamu membawa apa yang ia bawa dan ia telah meminta kekuatan kepda Allah, padahal engkalah yang membawa sapi beserta batu besar itu yang didalamnya terdapat tujuh bumi untuk kau bawa, namun hal ini tidak membuatmu menuntut apa-apa.” Mendengar pujian iblis tersebut (dengan maksud untuk menghasut) maka ikan itupun merasa heran dan terkagum-kabum kepada dirinya sendiri atas otoritas yang diberikan oleh Allah kepadanya.
Iblis mengira bahwa ia telah berhasil membujuk ikan tersebut, dan ia yakin bahwa dengan bujukkannya itu apa yang dibawa oleh ikan akan rusak. Maka ikan itupun bergerak-gerak dan menggoyangkan apa yang ada dibawahnya yakni sapi jantan yang menjadi pijakannya. Maka Allah memberi mengutus binatang kecil dengan nama al-imah, kira-kira seukuran laron dan membuat lubang diantara kedua matanya hingga tembus sampai ke otak ikan tersebut dan tinggal didalamnya. Dengan masukya binaang kecil itu, sekarang ikan itu tidak lagi bergoyang-goyang dan berusaha untuk tenang karena rasa sakit yang dideritanya.
Kemudian iblis laknatullah itu pergi mendatangi sapi jantan hendak menyesatkannya layaknya bujukan kesesatan yang ia lancarkan kepada ikan tadi. Setelah tujuannay sukses, maka Allah mengutus binatang kecil pada lubang hidung (moncong/dicocok hidungnya) sapi tersebut, maka seketika sapi itu duduk dan terdiam layaknya ikan diatas.
Setiap saat tiada hentinya sang iblis laknatullah mengganggu dan menghasut ikan dan sapi tersebut demi kehancuran dunia. Demikianlah yang diceritakan oleh imam Tsa’labi, kuran lebihnya dalam penerjemahan ini penulis mohon maaf. Wallohu A’lamu bishowab.
(وقال) إبن عباس رضي الله عنهما إن رسول الله ﷺ قال خلق الله الأرض يوم السبت وخلق الجبال يوم الأحد وخلق الأشجار يوم الإثنين وخلق الكروم يوم الثلاثاء وخلق الظلمة والنور يوم الأربعاء وخلق الدواب يوم الخميس وخلق آدم عليه السلام يوم الجمعة. وقد اختلف جماعة من العلماء فى اليوم الذى ابتدأ الله تعالى فيه الـمخلوقات وهو على ثلاثة أقوال فقال ابن إسحق هو يوم السبت وقال كعب الأحبار هو يوم الأحد. قال أهل الإنجيل هو يوم الإثنين وقال النبي ﷺ خلق الله تعالى فى يوم الجمعة الشمس والقمر والنجوم والـملائكة إلى ثلاث ساعات مضين من يوم الجمعة وخلق آدم عليه السلام فى آخر يوم الجمعة وأهبط من الجنة عند غروب الشمس من يوم الجمعة. وقال وهب بن منبه إنما سمي يوم الجمعة لأن طينة آدم عليه السلام جُمعت فيه فلذلك سمى الجمعة.
oIbnu Abbas ra, berkata Rasulullah ﷺ bersabda “pada hari sabtu Allah menciptakan bumi. Pada hari ahad Allah menciptakan gunung-gunung. Pada hari senin Allah menciptakan pepohonan. Pada hari selasa Allah menciptakan anggur. Pada hari rabu Allah menciptakan gelap dan terang. Pada hari kamis Allah menciptakan binatang melata. Pada hari Jum;at Allah menciptakan Nabi Adam as.
Sebagian golongan dari para ulama berpendapat tentang permulaan nama hari, dimana Allah menciptakan makhluk ciptaan-Nya didasarkan atas tiga pendapat. Menurut Ibnu Ishaq “hari pertama adalah hari sabtu. Sedangkan menurut Wahab bin manbah, hari pertama adalah hari Ahad. Menurut kaum nasrani (pengikut Injil) hari pertama adalah hari Senin.”
Rasulullah ﷺ bersabda “Pada hari Jum’at Allah menciptakan matahari, rembulan, bintang-bintang dan malaikat hinga tiga jam pada hari itu juga yakni hari Jum’at. Kemudian Allah menciptakan nabi Adam as, pada akhir (sore hari) hari Jum’at. Dan Nabi Adam diturunkan ke dunia menjelang terbenamnya matahari d hari Jum’at.”
Wahab bin Manbah berkata “hari Jum’at disebut dengan sebutan Jum’at sebab tanah adonan bakal jasad nabi Adam sudah dikumpulkan. Kata dikumpulkan disini dalam bahasa Arab artinya Jumi’a (menggunakan mabni majhul / kalimat pasip).”
(قال) حذيفة اليمانى روي فى بعض الأخبار أن الدنيا مسيرة خمسمائة عام منها ثلثمائة عام بحار وجبال ومائة عام عمار ومائة عام خراب, وقال بعض العلماء الهيئة إن الجهات ست الشرق وهو حيث تطلع الشمس أي تشرق والقمر والنجوم والغرب وهو حيث يغربين فيه. والشمال وهو حيث مدار الجدى وقد أفرط هناك البرد. والجنوب وهو حيث مدار سهيل وهو ما يلى كرة السماء والتحت وهو مل يلى كرة الأرض والفوق وهو ما يلى الأفلاك. قال بعض الحكماء فجهة الشمال واقعة تحت مدار الجدى. وقد أفرط هناك البرد فيصير ستة ليلا دائما مستمرا وهذه مدة الشتاء لايُرى هناك النهار وتجمد فى هذه الجهة الـمياه لقوة البرد فلا ينبت فيها شيئ من النبات ولا يقيم فيها حيوان. وأما جهة الجنوب فحيث مدار سهيل فيصير هناك ستة أشهر نهارا دائما مستمرا بغير ليل وهذه مدة الصيف فيفرط هناك الحر والسموم فلا ينبت فيها نبات ولا يقيم فيها حيوان لشدة الحر هناك فلا تسكن تلك الجهات.
Menurut Imam Hudzifah al-Yamani dari berbagai cerita yangb beredar beliau berpendapat bahwa luas bumi sama dengan 500 tahun perjalanan kaki, dan ini terbagi menjadi 3 (tiga) aspek yaitu : (1) 300 tahun adalah luas samudera dan gunung-gunung (2) 100 tahun untuk tanah rawa (3) dan yang 100 tahun adalah untuk tanah rusak (tidak bisa ditempati).
Sebagian ulama’ ahli astronomi berpendapa bahwa arah (timur, barat, selatan dan utara) itu jumlahnya ada enam. Lantas keenam arah itu mana saja?
1. Arah timur : Yaitu tempat dimana matahari dan rembulan terbit dan bintang-bintang (mulai bermunculan paa malam harinya)
2. Arah barat : Yaitu tempat dimana matahari dan rembulan tenggelam.
3. Arah Utara : Yaitu tempat dimana tempat orbit capricorn yang mempengaruhi suhu atau perubahan iklim dari panas ke dingin
4. Arah Selatan : Yaitu tempat orbit bintang Suhail (bintang canpous), yang mendekati bola langit
5. Arab bawah : Yaitu tempat yang ada dibawah bumi.
6. Arah Atas : Yaitu tenpat yang ada di atas bumi yakni galaksi.
Menurut pendapat dari ahli hukum astronomi, arah utara / kutub utara terletak dibawah orbit capricorn. Disana yang ada hanya hawa dingin dan dalam setahun hanya ada du hari, yakni enam bulan itu malam dan enam bulannya lagi adalah siang dan itu akan terus berkelanjutan. Dalam enma bulan ini adalah musim kemarau dimana yang terasa adalah suhu yang sangat panas sehingga tidak ada satupun tanaman yang dapat tumbuh d sekitar area tersebut dan tidak pula ditempati oleh makhluk hidup dan sebaliknya.
<<SEBELUMNYA - SELANJUTNYA>>

Posting Komentar
Posting Komentar